Bawaslu NTB Offside? Ini Jawaban Ketua Bawaslu NTB

MATARAM, Bawaslu NTB—Dalam acara Sosialisasi Tatap Muka Kepada Stakeholders dan Masyarakat Pada Pilkada Serentak 2018 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (24/10), Ketua Bawaslu NTB Muhammad Khuwailid sempat menyinggung pernyataan salah satu Partai Politik peserta pilkada yang mengklaim Bawaslu NTB offside beberapa hari lalu.

​Hal tersebut disampaikannya di sela-sela penyampaian materi sebagai contoh kasus terkait pelaksanaan tugas dan wewenang Bawaslu Provinsi.

“Karena bertindak sebelum tahapan pilkada dimulai, Bawaslu dikatakan offside. Sebenarnya kami hanya mengingatkan (peserta Pilkada—red.). Ini bagian dari pencegahan, tidak harus pada tahapan (pilkada) saja,” tegas Khuwailid.

Ketua Bawaslu Provinsi NTB yang juga Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga ini juga menegaskan bahwa dalam tindakannya tersebut Bawaslu NTB sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, khususnya pasal 71 ayat 1.

“Mari saling menjaga agar kita sama-sama on the track,” tegassnya.

Ia berharap, masyarakat dapat memahami tugas fungsi Bawaslu sebagai pengawal pemilu agar tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar tentang Bawaslu, dan masyarakat dapat menjadi bagian dalam pengawasan pemilu.

“Harapan kami, semua kita peduli dengan pemilu, agar (pemilu) berjalan dengan baik dan tidak dikendalikan oleh pendekar berwatak jahat,” pungkas Khuwailid sambil berseloroh di hadapan puluhan peserta sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi yang dirancang oleh Bawaslu untuk memberikan pemahaman pengawasan pemilu kepada masyarakat ini, dihadiri oleh berbagai unsur seperti OKP, Ormas, Mahasiswa, Pemilih Pemula, Kepolisian, Partai Politik, dan unsur SKPD Provinsi NTB. *** [Bawaslu NTB]


Penulis: L. Fauzan Hadi
Foto: L. Bonar Hadi

Dipublikasikan › 26-10-2017 | Dibaca › 82 kali

Komentar