Panwascam Harus Perkuat Kapasitas Diri, Jangan Sampai Memalukan

LOMBOK BARAT, Bawaslu NTB—Sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan harus memperkuat kapasitas diri, membekali diri dengan berbagai pengetahuan yang relevan dengan tugasnya, terutama Undang-Undang.

Himbauan tersebut disampaikan Itratip saat memberikan kata sambutan dalam acara pelantikan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Lombok Barat di Mataram, Rabu (01/11/2017).

“Pemahaman terhadap Undang-Undang menjadi kebutuhan mendasar Pengawas Pemilu, layaknya anak Sekolah Dasar yang harus bisa baca-tulis.” tegas Itratip memberikan analogi.

Dia tidak ingin mendengar Panwascam menjadi guyonan atau candaan orang-orang yang diawasi karena pemahamannya yang lemah. Karena itu, ia terus menghimbau agar Panwascam terus meng-upgrade kapasitas dirinya tanpa henti, jangan sampai mati suri.

Dengan pemahaman yang dimiliki itulah Panwascam menjalankan tugasnya mengawasi pelaksanaan setiap tahapan pemilihan dengan benar. Setiap tahapan, katanya, harus dijaga agar tidak keluar dari Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Pastikan semua proses yang dilakukan oleh PPK sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. Tapi ingat, jangan cari-cari kesalahan,” imbuhnya.

Masih menurut Itratip, dalam proses politik ada banyak dinamika yang terjadi. Banyak kelompok masyarakat yang terlibat dalam proses politik. Anggota Panwascam hanya 3 orang, sedangkan yang diawasi banyak sekali, sehingga tidak boleh lengah. Terlebih lagi yang diawasi bukan orang-orang bodoh, melainkan orang-orang yang punya status sosial di lingkungannya.

Dengan kapasitas diri yang kuat, diharapkan para anggota Panwascam mampu dan siap menghadapi berbagai dinamika dan selalu bekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku.***


  • ‚ÄčPenulis: L. Fauzan Hadi   
  • Foto: L. Bonar Hadi 
Dipublikasikan › 24-11-2017 | Dibaca › 95 kali

Komentar