PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA PANWASLU KAB/KOTA DI NUSA TENGGARA BARAT 2017

Dalam rangka melaksanakan amanat Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2011  tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 10 Tahun 2012 sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Bawaslu Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan keempat atas Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Penggantian Antar Waktu Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi, Panitia Pengawas Pemilihan Kab/Kota, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Pengawas Pemilihan Umum Lapangan dan Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri, setelah melakukan penilaian atas hasil tes tertulis Calon Anggota Panwas Kab/Kota di Nusa Tenggara Barat bersama ini kami umumkan nama-nama Calon Anggota Panwas Kab/Kota di Nusa Tenggara Barat yang lulus seleksi tes tertulis sebagai berikut: 

KLIK DISINI UNTUK MELIHAT HASIL TES TERTULIS

KLIK DISINI UNTUK MELIHAT JADWAL TES WAWANCARA

Dipublikasikan › 16-07-2017 | Dibaca › 3075 kali

Komentar


heryadi | 25-10-2017 22:44
Klo blh tanya, untuk info pengumuman hasil tes anggota panwaslu tanggal brpa ya ?
Krna sya ikut tes di lombok barat.

Abdul Haris | 18-07-2017 12:17
Masukan An. Sdr. Abdullah, SH. (No. Pendaftaran 033), dan Sdr. Junaidin, S.Pd. (No. Pendaftaran 064) tidak memiliki integritas sbg penyelenggara :
1. Telah “terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik” yang tertuang dalam Putusan DKPP RI Nomor : 113/DKPP-PKE-IV/2015.
2. “Bukti foto” Sdr. Abdullah, SH. (No. Pendaftaran 033) ketika menjabat sebagai Ketua Panwaslu Kabupaten Bima bersama dengan “Pengurus Partai Golkar Kabupaten Bima merangkap Tim Pemenangan Pasangan Calon No. Urut 4” yang secara terang-terangan memperlihatkan pilihannya dengan “mengangkat jari empat” mendukung salah satu Pasangan Calon dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015 Nomor Urut 4 (Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Terpilih Periode 2016-2021).

Taufik, SH.,MH | 17-07-2017 09:11
Untuk nama saudara Abdullah, SH dan Junaidin S.Pd agar dapat dipertimbang utk menjadi anggota Panwaslu Kabupaten Bima Mengingat mereka berdua memiliki kasus dan pernah ditegur oleh DKPP itu artinya secara integritas mereka berdua cacat. Dan dlm menjalankan tugas pengawasan mereka berdua tidak profesiinal.

true | 17-07-2017 05:56
Passing Grade masing-masing peserta kok tidak ditampilkan..?hanya nama aja seperti melihat pengumuman masuk sekolah SD